SANTRIPRENEUR, PEMBELAJARAN LIFE SKILL WIRAUSAHA SANTRI MADRASAH ALIYAH NURUL ISLAM TENGARAN

MAdrasah Aliyah Nurul Islam Tengaran, memberikan pengalaman nyata kepada santri dalam pembelajaran berbasis Environmental Learning dengan Program Santripreneur. Melalui mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan santri diperkenalkan berwirausaha di bidang pertanian. Dalam pelaksanaannya, pengampu mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) ustadzah  Callista Herdiyaningtyas, SE dan pendamping santri Ustadz Sugiyanto, S.Pdi  menggandeng Ahli Teknologi Pangan, Bapak Haji Siswanto, Pemilik CV. Everfresh, perusahaan riset dan produksi di bidang pertanian yang berkeddudkan di Sugihan, Kec Tengaran, Kab Semarang.

Beliau yang juga komite madrasah mendorong santri untuk memiliki ketrampilan berwirausaha dan ada pembeda dengan lulusan pondok lainnya. 

“Sebagai santri selain pintar mengaji juga harus mandiri dalam hal ekonomi. Tidak hanya teori, namun juga praktik lapangan” demikian kata beliau di depan 200 santri yang terdiri kelas 10, 11 dan 12 .

Program ini dijadwalkan selama 3 bulan, dimulai awal November 2020 dengan membersihkan lahan milik Yayasan Pendidikan Sabilul Khoirot, kemudian menyiapkan tidak kurang dari 500 polybag kacang panjang merah. Ini adalah varian baru kacang panjang hasil penelitian H Siswanto yang diyakini berkhasiat mencegah anemia, diabetes, pikun, menjaga kesehatan kulit dan memenuhi kebutuhan gizi karena kandungan mineral, kalsium, vitamin yang tinggi.

“Kegiatan ini sangat menyenangkan, kita jadi memiliki ketrampilan, bukan hanya teori, apalagi panen kebun sendiri jadi semakin seru” , ujar Ahadi Maulana Akbar, yang kerap disapa Akbar santri kelas 12.

Bukan hanya itu, santri diajarkan membuat perencanaan dan analisis usaha, perhitungan biaya, strategi memasarkan produk dan dapat merasakan sensasi panen di kebun sendiri. Harapan untuk santri dapat menambah wawasan, melatih leadership skill, dan menanamkan entrepreneur mindset dengan melihat peluang yang ada di lingkungan daerah setempat. Tentunya, hasil panen dapat memenuhi kebutuhan pangan para santri, guru dan pegawai sehingga dapat memaksimalkan potensi pangan. Disamping itu, dapat menambah income MA Nurul Islam Tengaran sebagai pengembangan sarana dan prasarana madrasah.

“Ini sesuai dengan misi pemerintah untuk menanamkan dan menerapkan merdeka belajar, dan kami melaksanakan hal tersebut dengan mengharapkan output pembelajaran yang lebih bermakna”, kata kepala Madrasah, Ustadz Purwoko, M.Pd

bisa di baca juga di :

https://www.suaramerdeka.com/amp/regional/semarang/252825-santripreneur-pembelajaran-life-skill-wirausaha-santri-ma-nurul-islam-tengaran

(Admin/humas)

Lihat Juga

DOA BERSAMA KELAS 12 MA NURUL ISLAM TENGARAN MENJELANG UJIAN AKHIR MADRASAH

Sabtu, 13 Maret 2021, Madrasah Aliyah Nurul Islam mengadakan acara doa bersama untuk santri-santri kelas …

MADRASAH ALIYAH NURUL ISLAM TENGARAN ADAKAN SEMINAR ORIENTASI STUDI KE LUAR NEGERI BAGI SANTRI, HADIRKAN NARA SUMBER DARI TURKI DAN KOMITE PENDIDIKAN LUAR NEGERI (KPLN) JAKARTA

Bagian Bimbingan Konseling (BK) Madrasah Aliyah Nurul Islam Tengaran mengadakan webinar Orientasi Studi ke Luar …

PIMPINAN DPRD KAB. SEMARANG, M. JAUHARI MAHMUD, S.HI MEMBERI MATERI AJAR TENTANG APBD KEPADA SANTRI MA NURUL ISLAM

Madrasah Aliyah Nurul Islam Tengaran menghadirkan pembicara tamu / native speaker dalam kegiatan belajar mengajar. …