RUMAISHA HIMMAH AS SYAHIDAH (AL HAFIDZAH), ALUMNI MA NURUL ISLAM TENGARAN RAIH BEASISWA STUDI KE INTERNATIONAL UNIVERSITY OF AFRICA DI KHARTOUM, SUDAN

Memperdalam ilmu agama selalu menjadi cita-cita yang mulia, karena dengan itu, hidup akan menjadi terarah. Dengan bekal ilmu syariah yang cukup, maka tugas dan kewajiban sebagai seorang muslim untuk menuntut ilmu sudah tertunaikan. Dan itu juga yang menjadi kunjungan ke Madrasah Aliyah Nurul Islam Tengaran, yang difokuskan pada bidang keagamaan, dengan harapan bisa membekali para santri dengan bekal ilmu agam yang mumpuni. Harapannya, selepas lulus studi di MA Nurul Islam, para santri bisa melanjutkan untuk menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Salah satu yang sudah kesampaian harapannya untuk memperdalam ilmu agama adalah Rumaisha Himmah Asy Syahidah. Alumni MA Nurul Islam asal Salatiga, Jawa Tengah ini bersiap dan sudah mulai merasakan letih dan capainya perjuangan menggapai cita-cita di Khartoum, Ibukota Negeri Sudan, Afrika. Pada tanggal 22 Agustus 2021 yang lalu, himmah –demikian ia biasa dipanggil- terbang menggunakan pesawat Ethiopia Airlines untuk menggapai cita –cita mulianya.
Setelah mendarat di Bandara Internasional Khartoum, Sudan bersama calon mahasiswa lain dari berbagai penjuru di Indonesia, ia disambut oleh kakak kakak kelas sesama alumni MA Nurul Islam Tengaran yang sudah terlebih dahulu menempuh studi di sana.
Setelah beristirtahat beberapa hari, Himmah langsung berpacu dengan waktu untuk mengurus pemberkasan perkuliahan. Himmah akan melanjutkan studi di Internationa University of Africa (IUA) atau Universitas Internasional Afrika, Sudan.
“MasyaAllah banyak sekali hal-hal baru yg saya temui selama di Sudan ini. Selama pekan-pekan awal disini saya belajar tentang kesabaran, bagaimana cara berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai negara” kata putri dari alm. Bp Sudirjo dan Ibu Aena Hulaya ini.
Lantas jurusan apa yang akan diperdalam oleh gadis yang sudah hafal al qur`an 30 juz ini? “InsyaAllah di IUA ini saya ambil jurusan tafsir wa Ulumul Qur’an. Untuk mahasiswa tahun pertama kami masih belajar bersama jurusan lain (Musytarok). Untuk pembelajaran di sini kita bisa menyesuaikan diri, karena kebanyakan dosen disini disiplin memakai bahasa arab fushah”, kata HImmah
Untuk kesuksesannya ini, tak lupa, Himmah bersyukur kepada Allah SWT mengingat proses pendaftaran sampai di terima di IUA ini butuh perjuangan panjang dan penuh kesabaran. Apalagi wabah covid juga membuat segalanya lebih lambat. Himmah mendaftar ke Sudan melalui jalur beasiswa dimana saat itu Dr Ahmad Thoyib sebagai salah satu utusan resmi IUA berkunjung ke Pesantren Nurul Islam di Tengaran, sekaligus menyeleksi santri-santri yang berminat ke sana.
Semoga Rumiasha Himmah Asy Syahidah memperoleh hasil yang terbaik dalam menempuh studinya, Amiin.

About admin

Lihat Juga

Nafi Asmanadia dan Salwa Zahiyah Ardiannesti, santriwati MA Nurul Islam selesaikan hafalan 30 juz

    Pondok Pesantren Sabilul Khoirot menggelar kegiatan Haflah Takrim Hafidzot Pada 11 September 2021. …

VAKSINASI 1000 SANTRI DAN PEGAWAI PONPES SABILUL KHOIROT TENGARAN

  Lebih dari 1000 santri dan pegawai di Ponpes Sabilul Khoirot mengikuti program vaksinasi covid …

SALSABILA QATHRUNNADA, ALUMNI MA NURUL ISLAM TENGARAN 2021 MELANJUTKAN STUDI KE NIGDE UNIVERSITESI, TURKI

Sudah menjadi impian dan harapan semua santri Madrasah Aliyah Nurul Islam, untuk melanjutkan studi ke …